banner 728x250

Ratusan Hektare Sawah di Desa Kertawinangun Terendam Banjir, Petani Merugi Hampir Satu Miliar

banner 120x600

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Ratusan hektare lahan pertanian di Desa Kertawinangun Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, terendam. Hal itu akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, ditambah luapan air sungai, hingga kerugian ditaksir hampir mencapai satu milyar rupiah.

Dengan kondisi tersebut, para petani berharap pemerintah dapat memberikan solusi agar wrga yang menggantungkan perekonomian dari pertanian tidak terus merugi kerana harus menanam ulang benih padi yang rusak dan itu berlangsung setiap tahun di musim penghujan. Adapun kondisi paling parah terjadi di Blok Babajaring / Blok Kebon, Blok Cibiuk, Cibrengkok dan Plawangan.

“Kami hanya bisa pasrah dan tidak bisa berbuat banyak, terpaksa para petani harus menanam ulang benih padi dengan biaya dua kali lipat, dimana luasan lahan terdampak sekitar 400 an hektare dan kerugian perkiraan hampir satu milyar atau 800 an juta rupiah,” ungkap Kepala Desa Kertawinangun, Nuryasa atau biasa disapa Oyes, kepada fokuspantura.com, Kamis, 20 Maret 2025.

Oyes menambahkan, banjir yang merendam areal persawaahan ini dampak dari luapan air sungai Kalimener akibat curah hujan tinggi tiga hari berturut-turut hingga menyebabkan tanaman padi membusuk.

“Banjir akibat hujan deras tiga hari berturut-turut dari tanggal 15 sampai 17 sehingga sungai Kalimenir meluap,” ujarnya.

Karena itu, para petani berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan guna mencari solusi, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun upaya pencegahan jangka panjang, agar sektor pertanian di Desa Kertawinang tetap bertahan dan produktif.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan solusi agar petani tidak terus merugi akibat banjir yang berulang dan biaya tambahan saat musim kemarau,” pungkasnya. (Khaerudin/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu