Berniat Mengubur Mayat Bayi Berikut Plasenta, Sepasang Remaja Kabur.

Berniat Mengubur Mayat Bayi Berikut Plasenta, Sepasang Remaja Kabur.
INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Warga Desa Karanglayung, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dibuat geger dengan ditemukannya mayat bayi laki-laki berikut plasenta di areal sumur Pertamina blok Melandong Desa setempat, Rabu, 22 Juni 2022.(2
 
Peristiwa tersebut berawal, ketika warga Blok Kalentengah, Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra, Umar (25) bersama rekannya, Amir (30) hendak memancing di balong Pertamina Melandong. Keduanya  melihat dua remaja, yakni  satu perempuan dengan posisi duduk di sepeda motor dan seorang lagi laki-laki tengah melakukan aktifitas mencungkil tanah.
 
Atas kecurigaan itu, Umar berserta Amir menghamipiri sepasang remaja tersebut, namun belum sempat terhampiri, kedua remaja tersebut bergegas kabur, sementara ditempat yang dihampiri, terdapat sosok bayi berikut plasenta dengan kondisi terbungkus kain warna putih.
 
"Ketika kami hampiri sepasang remaja tersebut kabur dan meninggalkan mayat bayi laki-laki, sehingga kami langsung melaporkan ke perangkat desa setempat," ujar Umar yang dibenarkan pula oleh Amir.
 
Sementar, salah satu Petangkat Desa Karanglayung, Danawi, mengatakan, usai menerima laporan, pihaknya langsung menuju areal Pertamina Melandong dan benar menyaksikan adanya mayat bayi  laki-laki dibungkus seragam sekolah warna putih, kemudian langsung menghubungi petugas Kepolisian Polsek Sukra.
 
"Benar ada mayat bayi laki-laki di areal Pertamina Melandong dibungkus seragam sekolah," terangnya.
 
Menanggapi hal itu, Kapolsek Sukra, Ipda Rudi Hartono didampingi Kanit Reskrim Polsek Sukra, Aipda Aan Ciswanto, mengungkapkan, pihaknya langsung mengambil langkah yakni mendatangi TKP sekaligus memasang garis polisi dan menghubungi petugas kesehatan Puskesmas Sukra serta Tim Inafis Polres Indramayu, kemudian dari hasil pemeriksaan sementara, diperkirakan bayi tersebut baru berusia satu hari dan pada saat ditemukan bayi  beserta tali pusat dan plasenta terbungkua kain putih dengan kondisi tidak bernyawa.
 
"Usia bayi diperkirakan baru satu hari dan tidak ada tanda-tanda kekerasan, kami menduga bayi tersebut hasil hubungan gelap," ungkapnya.
 
Rudi menegaskan, guna kepentingan otopsi bayi tersebut dievakuasi ke RS. Bhayangkar Losarang dan  atas temuan tersebut pihaknya melakukan  penyelidikan untuk mengencari pelaku pembuangan janin yang menurut keterangan saksi adalah sepasang remaja.
 
"Kami terus melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap pelaku pembuang bayi tersebut," tegasnya.

Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Robi Cahyadi
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive